Mungkin Sobat dahulu pernah mendengar sebuah
lagu yang cukup terkenal, yang katanya bila malam, minggu sudah tiba, anak muda mengatur rencana. Sobat, dari potongan lirik ini kita bisa mengetahui bahwa
biasanya malam minggu sudah menjadi langganan bagi para anak muda dalam
mengatur jadwal malam mingguan mereka masing-masing.
Pertanyaan yang perlu kita ajukan kepada setiap
diri kita adalah, apakah di luar malam minggu anak muda tak perlu membuat
rencana? Tentu saja semua orang harus membuat rencana untuk hari tua mereka
masing-masing, bukan begitu kan Sobat?
Kehidupan bagi anak muda memang cenderung lebih
suka untuk menggapai sesuatu yang dicita-citakan. Misalnya saja, ada seorang
mahasiswa yang menempuh studi jurusan tertentu agar saat ia menjadi lulusan
dari jurusan tersebut, bisa mendapatkan pekerjaan lalu menuai gajih atas
profesionalitasnya.
Saat memiliki pendapatan tetap, terkadang
jiwa-jiwa muda ini ada rasa ingin memiliki ini dan itu, hingga ia menghabiskan
keseluruhan dari gajih yang ia peroleh dalam satu bulan. Hal ini tentunya harus
kita minimalisir dari kebiasaan hidup kita.
Kebiasaan hidup hedonis seperti diatas sebaiknya
untuk dihindari, mengapa? Karena masih ada hari tua yang harus kita persiapkan
dengan matang. Hal ini bertujuan agar saat kita pensiun dari pekerjaan, kita
tidak perlu bersusah payah lagi pontang-panting membanting tulang guna mencari
pundi-pundi uang agar tetap dapat melangsungkan kehidupan. Sehingga, pandangan
hari tua yang sempit, akan menimbulkan resiko yang merugikan, saat kita menjadi
orang dewasa yang memasuki masa-masa pensiunan.
Guna menghindari hal diatas, maka sangat
diperlukan suatu perencanaan dana pensiun yang dilakukan sejak dini. Semakin
cepat kita mempersiapkan dana pensiun, itu lebih baik dibandingkan menunda-nunda
karena semakin dini kita mempersiapkannya, maka semakin ringan beban yang
dipangku pada masa mendatang.
Saat masa pensiun menghampiri kita, Sobat pasti
tahu kalau dana pensiun dari suatu perusahaan akan tetap dikucurkan, namun
jumlahnya tentu saja berkurang, maka saat masa itu tiba, bisakah tabungan yang
kita miliki menopang gaya hidup kita seperti biasanya? Terlebih lagi, kekebalan
tubuh orang tua itu lebih rentan terserang penyakit, sehingga juga perlu
mempersiapkan dana kesehatan di masa pensiun, maka cukupkah kiranya tabungan
yang kita punya, dapat mewujudkan hal-hal yang diinginkan? Untuk membantu itu
semua, kita bisa mengambil langkah asuransi jiwa.
Di Indonesia, sudah banyak
perusahaan-perusahaan penyedia asuransi jiwa. Tentu sebagai calon yang akan
mengasuransikan jiwa harus memilih perusahaan yang tepat dan terpercaya. Di
antara perusahaan itu adalah PT. AIA Financial yang merupakan salah satu
perusahaan asuransi jiwa yang terkemuka di Indonesia. Selain itu, perusahaan
ini juga terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Oleh karena
perusahaan ini terpercaya, maka janganlah ragu, rencanakan dana pensiun Anda bersama AIA.
Dalam usaha menjalankan perusahaan ini, AIA
menawarkan berbagai macam pilihan produk asuransi yang bisa Sobat pilih. Terdapat
asuransi dengan prinsip Syariah, diantaranya adalah program Dana Pensiun
(DPLK).
Terkait dengan Dana Pensiun Lembaga Keuangan
(DPLK), program pensiun ini diperuntukkan bagi kita sebagai karyawan dengan
iuran pasti yang memberikan kemanfaatan pensiun kita dengan maksud untuk
menjaga keberlangsungan pendapatan peserta saat masa pensiun serta ahli
warisnya apabila ternyata kita meninggal dunia sebelum usia pensiun.
Oleh karena itu, kita tidak akan membebani
orang lain pada saat pensiun dan diharapkan tetap terpelihara kesejahteraan
diri sendiri maupun keluarga. Menarik bukan? So, tunggu apa lagi, rencanakan dana pensiun Anda bersama AIA, karena kehidupan Anda di masa depan akan
tetap terjamin.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar