Kesehatan merupakan pilar
penting dalam menjalankan segala aktivitas sehari-hari. Tidak dapat disangkal
lagi bahwa ketiadaan kesehatan akan sangat mengganggu apapun yang ingin
dikerjakan. Oleh karena itu, menjaga tubuh agar tetap dalam keadaan sehat merupakan
suatu kemutlakan untuk dilakukan.
Kebiasaan dalam membiarkan
gejala-gejala tubuh yang timbul begitu saja, mengakibatkan mudahnya bakteri
masuk ke dalam tubuh yang selanjutnya menjadikan tubuh terserang penyakit, lalu
tubuh terasa lemah, mual bahkan muntah-muntah.
Tahukah Sobat, ternyata di
Indonesia penyakit yang paling sering dialami adalah penyakit tifus. Hal ini
kemungkinan didasari oleh kurangnya pemahaman terhadap gejala dan tanda yang
dialami oleh penderita tifus.
Penyebab tifus adalah
berhasilnya bakteri Salmonella Typhi masuk ke dalam tubuh. Tifus dapat
menyerang siapa saja, baik itu anak-anak maupun orang dewasa, namun anak-anak
dan remaja yang lebih rentan terkena penyakit ini. Hal ini disebabkan oleh
kekebalan tubuh yang belum sempurna.
Ketika ada seseorang yang sedang
terkena tifus, maka hendaknya ia segera mengobatinya, tanpa menunda-nunda
karena dikhawatirkan tifusnya akan menjadi semakin parah. Langkah awal yang
bisa ditempuh adalah pemberian antibiotik, atau langsung saja berkonsultasi
dengan dokter dalam proses penanganannya.
Sikap menunda pengobatan
dikhawatirkan dapat membahayakan orang yang ada di sekitar penderita tifus juga.
Sebagaimana dalam dunia medis, tifus merupakan penyakit yang dapat menular.
Proses penularan bakteri ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantara
media penularnya adalah penggunaan air yang terkontaminasi dengan bakteri Salmonella
Typhi. Untuk mencegah hal ini terjadi, maka perlu dilakukan suatu sistem
sanitasi yang tepat.
Gejala yang dialami penderita
tifus, dapat diketahui melalui bermacam cara, seperti demam atau badan panas
hingga suhu 40 celcius, badan terasa pegal-pegal, sakit kepala, lemas,
hilangnya nafsu makan, dan terasa mual serta ingin muntah. Selain itu, tifus
juga dapat diketahui dengan melihat lidah, dimana pada bagian tengah lidah
berwarna putih sedangkan samping kanan dan kiri nampak merah.
Penggunaan sistem sanitasi yang
tepat tentunya akan meminimalisir masuknya bakteri ke dalam air yang digunakan
sehari-hari, sehingga salah satu pintu penyebab tifus bisa diatasi.
Kemudian menjaga kebersihan diri, baik itu kebersihan tubuh maupun tangan juga
perlu diperhatikan, karena banyak sekali benda-benda yang disentuh setiap harinya.
Dalam menjaga setiap bagian
tubuh agar tetap dalam keadaan bersih, maka Sobat bisa menggunakan sabun
Lifebuoy sebagai pembersihnya, karena memang sudah terbukti secara klinis mampu
membunuh kuman maupun bakteri yang menempel.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar